Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

“Satu keunggulan lain yang dapat juga dirasakan di film ini adalah latar musik yang dihasilkan oleh komposer Ricky Lionardi. Entah benar atau tidak, tata musik yang ia hasilkan kedengaran sangat menyerupai dan memiliki jiwa yang sama dengan tata musik yang dihasilkan oleh Thomas Newman untuk dua film yang disutradarai oleh Sam Mendes, American Beauty (2000) dan Revolutionary Road (2009): rapuh, gelap dan dihadirkan dengan sangat intense sehingga turut mempu mempengaruhi emosi di sebuah adegan. Bukan menuduh bahwa tata musik I Know What You Did On Facebook ‘sangat terpengaruh’ oleh dua karya Newman tersebut, namun jika tata musik di film ini adalah benar-benar dihasilkan oleh Ricky Lionardi, dapat dikatakan bahwa tata musik film ini adalah salah satu tata musik paling baik di sinema Indonesia akhir-akhir ini.

(source : http://amiratthemovies.wordpress.com/2010/07/16/review-i-know-what-you-did-on-facebook-2010/)

Comment related to the I Know What You Did on Facebook review post by Amir Syarif Siregar

“Untuk musik saya setuju bahwa film ini memiliki aura dan feel yg sangat menghipnotis secara emosional, terutama di beberapa scene penting seperti montage Via & Reno berselingkuh contohnya. Dan juga Ricky Lionardi adalah composer untuk film Claudia Jasmine (salah satu film terbaik dari Awi Suryadi). Another great job by Ricky Lionardi.

Java Jazz 2012 : Barry Likumahuwa Project feat Ricky Lionardi Jazz Orchestra

“Ricky Lionardi is a senior composer who is passionate about big band, therefore he is accustomed to work with it. He is also active as music producer, arranger, and film composer. Some of his works which you can recognize are in Original Soundtrack of “Simfoni Luar Biasa Movie” where he conducted as music scoring, songs arranger and music producer and as producer yet arranger of Christian Bautista. Ricky is not a stranger to Java Jazz Festival as well. He has performed before, for example at 2006 edition with Edo Kondologit.

Having BLP along with big band presented a new way to enjoy BLP. Still with the funky ingredients that have captured the hearts of the youngsters, now the sound became even richer by the help of Ricky Lionardi Big Band. It was proven by the crowd’s enthusiasm when they closed their act by singing “Generasi Synergy” featuring Aji Idol and others. Very interesting twist indeed!

(source: http://jazzuality.com/java-jazz-2012/java-jazz-festival-2012-indonesian-youth-regeneration-farah-di-sierra-soetedjo-smart-reborn-notturno-blp-ricky-lionardi-big-band-and-laura-fygi/ )

Rectoverso is a solo album from Dewi ‘Dee Lestari, known as singer/songwriter and an author. In Rectoverso, Ricky Lionardi work with Andi Rianto as fellow producer and arranger.

Tracks

01 – Curhat Buat Sahabat
02 – Malaikat Juga Tahu
03 – Selamat Ulang Tahun
04 – Aku Ada (Feat. Arina Mocca)
05 – Hanya Isyarat
06 – Peluk (Feat. Aqi Alexa)
07 – Grew A Day Older
08 – Cicak Di Dinding
09 – Firasat
10 – Tidur
11 – Back To Heaven’s Light

disclaimer : this article is written by SEO Article content writer for rickylionardi.com

Sebuah wedding entertainment di Jakarta atau Indonesia disajikan dalam pesta pernikahan dengan tujuan untuk menghibur sang mempelai atau pengatin dan tamu undangan yang datang. Contohnya Orchestra atau Big Band atau Jazz Band, disajikan oleh Wedding Entertainment Jakarta. Dalam sebuah acara pernikahan modern saat ini, sebuah pertunjukan musik sudah biasa diadakan. Mereka yang memliki hajat memang sengaja mengundang seorang penyanyi atau group band lengkap dengan alat musiknya. Wedding Entertainment akan mengiringi dalam prosessi pernikahan yang dilakukan. Dengan begitu, acara pernikahan lebih semarak dan menarik. Untuk saat ini, acara pernikahan dengan pertunjukan musik sudah biasa dilakukan.

Mencari wedding entertainment yang cocok

Saat mencari hiburan dalam bentuk pertunjukan musik, yang punya hajat harus menyesuikan dengan tema pernikahan yang diusung. Jangan sampai salah memilih karena akan berdampak fatal pada prosesi pernikahan yang berlangsung. Sebagai contoh, acara pernikahan dengan adat Jawa sebaiknya mencari pendamping musik yang cocok dengan adat tersebut. Biasanya, pemilik hajat menyewa seorang penyanyi atau orkes campur sari atau orkes keroncong untuk mengadakan pertunjukan musik pada acara pernikahan. Selain itu, acara pernikahan yang bertema modern dan diadakan di luar ruangan. Tentu sangat cocok memakai pendamping musik jazz atau latin. Musik tersebut bagi penggemar musik dunia sangat familiar untuk dimainkan, terutama pada acara spesial, seperti contohnya acara pernikahan atau corporate gathering.

Anda juga harus mencari wedding entertainment yang memiliki kualitas yang bagus. Dalam arti, penyanyi atau musisi di dalamnya harus bagus saat melakukan pertunjukan. Dengan begitu, sepasang pengantin dan tamu undangan dapat menikmatinya dengan senang dan santai. Tidak sedikit pertunjukan musik di acara pernikahan berujung kekecewaan. Pasalnya, pihak event organizer (EO) atau Wedding organizer jakarta (WO), yaitu yang menyediakan pertunjukan musik pada acara pernikahan salah membuat konsep acara. Jika hal itu dipaksakan tentu saja akan membuat malu mereka yang memiliki hajat acara.

Dipakai sebagai hiburan gratis

Jika ada pertunjukan musik dalam acara pernikahan dapat dipakai sebagai hiburan gratis, terutama untuk tamu undangan yang datang. Beberapa di antara mereka bahkan terang-terangan meminta lagu tertentu untuk dibawakan oleh penyanyi. Bagi mereka yang mempunyai rasa percaya diri yang tinggi hingga naik ke atas panggung untuk bernyanyi.

Begitu juga dengan sepasang pengantin. Mereka biasanya akan disuruh untuk menyanyi di atas panggung sebagai salah satu hiburan yang disajikan kepada tamu undangan. Dengan begitu, acara pernikahan akan bertambah seru dan menarik dengan adanya hiburan seperti itu.

Anda jangan pernah melupakan untuk mengetahui terlebih dahulu berapa tarif yang harus dibayar untuk menyewa sebuah hiburan musik di acara pernikahan. Biasanya, pihak WO yang mengurusinya. Namun begitu, Anda juga harus mengetahui hal tersebut agar anggaran atau budget yang Anda keluarkan untuk mengadakan acara pernikahan memang sepadan dengan hiburan yang disajikan. Jangan sampai merasa tertipu karena hanya akan mengecewakan Anda. Pasalnya, sebuah wedding entertainment dipakai untuk menghibur semua yang datang dalam acara pernikahan.

disclaimer : this article is written by SEO Article content writer for rickylionardi.com

Sebuah alunan musik merdu dapat Anda nikmati saat menonton pertunjukan musik ochestra atau orkestra Indonesia. Pertunjukan musik yang di dalamnya terdiri atas banyak pemain musik dan dipimpin oleh seorang kunduktor atau conductor Indonesia. Musik orkestra termasuk jenis musik klasik atau jazz. Orchestrator membuat musik yangd ditampilkan menjadi indah. Tidak menutup kemungkinan musik orkestra dapat dipadukan dengan musik populer, sehingga menjadi sajian pertunjukan musik yang unik dan menarik. Sementara itu, penggemar musik klasik di Indonesia memang tidak sebanyak penggemar musik populer. Oleh karena itu, beberapa komposer dan arranger membuat alunan musik orkestra yang lebih menarik. Dengan tujuan, untuk menarik perhatian para penggemar musik tanpa terkecuali.

Musik orkestra kontemporer

Saat ini sudah banyak komposer yang menggabungkan antara musik populer diiringi dengan sajian orkestra yang klasik. Dengan begitu, sebuah pertunjukan musik kolaborasi antara penyanyi atau group band populer saat ini diiringi oleh musik klasik orkestra. Hasilnya, bisa diibaratkan antara kuno dengan modern, atau antara populer dengan klasik.

Pertunjukan musik seperti itu sangat menarik. Baik remaja muda hingga orang tua sangat menikmatinya. Pasalnya, suasana yang didapatkan sangat lain, sehingga menarik perhatian. Selain itu, komposisi musik yang tersaji juga dibuat pas dengan aransemen lagu yang bagus. Padahal tidak mudah membuat aransemen lagu populer diiringi musik orkestra Indonesia. Mungkin hanya komposer atau arranger profesional dan berpengalaman saja yang dapat membuatnya.

Para penonton pun dapat dengan santai menikmatinya. Tidak sedikit mereka yang ikut bernyanyi dan standing applause kepada semua pemain musik dalam pertunjukan tersebut. Hal seperti itulah yang seharusnya hadir di Indonesia. Ke depan semoga musik orkestra Indonesia lebih maju dan berkembang.

Menarik perhatian masyarakat

Dalam image masyarakat sudah berkembang bahwa musik orkestra itu kuno, klasik, musiknya mendayu-dayu, dan biasanya digemari oleh orang tua saja. Namun anggapan itu terbantahkan, setelah beberapa komposer, konduktor, dan arranger Indonesia mengkolaborasikan antara musik orkestra dengan musik populer. Hasilnya sangat luar biasa karena tidak sedikit orang yang dulunya tidak menaruh perhatian pada musik orkestra, akhirnya dapat menikmatinya juga.

Untuk membuat kolaborasi seperti itu, seorang komposer dan arranger musik orkestra harus bekerja sama dengan penyanyi atau group band popoler. Terutama yang saat ini sedang naik daun, sehingga dapat menarik perhatian masyarakat Indonesia. Pembuatan pertunjukan secara keseluruhan memerlukan waktu yang tidak sedikit. Selain melibatkan banyak orang musisi juga tidak ketinggalan panitia pelaksana untuk mewujudkan pertunjukan musik orkestra Indonesia yang luar biasa.

Bahkan, sekelas group band beraliran cadas, seperti Metallica pernah membuat album orkestra. Lagu-lagu yang mereka bawakan diiringi musik orkestra yang cantik. Hasilnya, perpaduan antara musik keras dengan musik klasik, serta saling mengisi antara satu dengan yang lain. Para penggemar Metallica sangat menyukainya hingga rela membeli album tersebut. Itulah kehebatan musik orkestra yang dapat dikolaborasikan dengan jenis musik lain. Oleh karena itu, ditunggu ke depan musik orkestra Indonesia dapat menyajikan pertunjukan seperti itu.